Selasa, 19 Mei 2009




Traffic Light merupakan sarana untuk memudahkan pengaturan pada para pengendara kendaraan untuk mendapatkan antrian berjalan sesuai urutan yang telah ditentukan. Traffic Light ditujukan agar kendaraan dapat berjalan dengan tertib dan lancer sesuai lampu indikator yang memberikan tanda kapan harus berhenti, kapan harus hati - hati, dan kapan harus berjalan. Jadi, pada umumnya traffic light merupakan peraturan yang harus ditaati oleh semua pemakai jalan agar arus lalu lintas tidak macet. Biasanya traffic light dipasang dipertigaan jalan, perempatan, simpang lima, dan sebagainya.

Elemen Penting Traffic Light

Controller Traffic Light

Tipe Kontrol traffic light menggunakan High Speed Microprocessor, dimana secara teknis dapat dipersiapkan sebagai satu kesatuan sistem ATCS spesifikasi:

1. Jumlah phase tak terbatas 4 pendestrian, 44 lampu signal independent , multi program minimal 366 x 24 = 8.784 group program ( setiap jam dalam setahun dapat berbeda ), bisa berdasar data survey , Kable line atau wireless, dilengkapi MMC Card minimal 128 MB, upgradable to ATCS.

2. Bisa kabel/wireless antar box aspek, minimize kabel hanya untuk AC, (Wireless Communication with Hopping Frequency).

3. Setting lampu dapat dilakukan secara wireless via Short Message System (SMS) Modem GSM/HP dengan aplikasi khusus sehingga programming waktu mudah dan sederhana.

4. Tidak ada gerakan mekanis dalam operasinya karena semua dikendalikan oleh microprocessor hight speed, menjamin umur ekonomisnya.

5. Dapat menerima perintah dari pusat kendali traffic light melalui media SMS dan wireless system.
















Elemen - Elemen Traffic Light

1.Lampu Lampu yang digunakan adalah lampu pijar warna dengan tegangan AC 220 Volt dan daya 5 Watt. Lampu pijar tersebut terdiri dari 3 warna yaitu merah, kuning dan hijau. Karena yang akan dibuat adalah miniatur perempatan, maka jumlah kebutuhan untuk masing-masing warna tersebut adalah 4 kali. Sementara itu, masing-masing cabang perempatan membutuhkan 3 buah lampu dengan warna yang berbeda. Dengan demikian, kebutuhan lampu pijar untuk masing-masing warna pada sebuah perempatan adalah 1 buah. Jadi, total lampu pijar yang dibutuhkan adalah 4 buah lampu warna merah, 4 buah lampu warna kuning, dan 4 buah lampu warna hijau dengan spesifikasi yang sama yaitu 5 Watt / 220 Volt AC.

2.Vitting Tempel Vitting tempel adalah alat untuk menghubungkan lampu pijar dengan sumber AC 220 Volt. Rangkaian traffic light ini membutuhkan vitting temple sebanyak 12 buah, disamakan dengan kebutuhan lampu pijar.

3. Kabel Penghubung Kabel penghubung adalah kabel yang digunakan untuk menghubungkan lampu yang satu dengan lampu yang lainnya dalam rangkaian traffic light.

4. Kabel Power AC Kabel power AC adalah kabel yang menghubungkan sumber tegangan 220 volt ke rangkaian pengendali untuk catu daya rangkaian.

5. Kabel Port Printer Kabel port printer adalah kabel yang digunakan untuk menghubungkan komputer dengan rangkaian pengendali. Kabel tersebut memiliki 25 pin. Namun yang akan digunakan untuk mengendalikan traffic light hanya 6 pin saja. Adapun gambar dari Paralel port adalah seperti berikut







Gbr(1-2) : Parallel Port

6. Rangkaian Pengendali
Rangkaian pengendali adalah rangkaian yang digunakan sebagai driver pengendalian dan digunakan untuk memproses sinyal keluaran dari port printer untuk menyalakan lampu traffic light. Rangkaian pengendali ini terdiri atas resistor, dioda, transistor dan relay.

1.Resistor
Secara harfiah resistor berarti hambatan. Sebagai komponen elektronika, resistor berfungsi mengatur serta membatasi arus listrik.Secara umum, resistor disimbolkan seperti gambar dibawah ini :









Besarnya nilai tahanan resistor ditentukan oleh warna yang tertera pada badan resistor.Kode-kode warna tersebut dapat dilihat dalam table berikut :


















2.Dioda
Dioda adalah salah satu komponen elektronika yang berfungsi untuk menyearahkan arus. Dioda memiliki dua terminal yaitu Anoda dan Katoda. Simbol dioda adalah seperti berikut :












Arah panah yang menggambarkan dioda menunjukkan arah arus konvensional (berlawanan dengan aliran elektron). Bagian belakang panah dinamakan anoda dan ujung panah dinamakan katoda. Dioda merupakan komponen nonlinier yang resistansinya bergantung pada arus yang mengalir. Oleh karena itu dioda hanya dibenarkan untuk ayunan sinyal yang kecil saja. Adapun contoh gambar dioda adalah sebagai berikut :










Gbr(4-2) : Dioda

3.Transistor
Transistor berasal dari kata transfer resistor yang dikembangkan oleh Berdeen, Shockley, dan Brittam pada tahun 1948 di perusahaan elektronik Bell Telephone Laboratories. Penamaan tersebut berdasarkan prinsip kerjanya, yaitu mentransfer atau memindahkan arus. Transistor memiliki tiga buah kaki, yaitu basis, kolektor dan emitor. Sedangkan jenis transistor ada dua macam yaitu transistor jenis NPN dan Transistor jenis PNP. Adapun simbol dari transistor adalah sebagai berikut :











Pada jenis NPN, kaki emitor selalu lebih negatif terhadap kolektornya. Pada jenis PNP berlaku hal sebaliknya. Transistor dapat juga disebut sebagai penahan arus yang dapat diatur, karena dengan transistor kita dapat mempengaruhi kekuatan suatu arus. Transistor mengatur arus dengan cara elektronis. Tidak ada suatu tombol atau lainnya yang digunakan untuk pengaturannya. Sebuah transistor terdiri dari dua buah dioda yang telah digabungkan dengan cara yang sangat khusus yang dapat digambarkan sebagai berikut :














Gbr(6-2) : Skema Transistor

4.Relay
Relay dapat dianggap sebagai salah satu komponen Digital, karena pada dasarnya relay bekerja dengan mode ON/OFF. input relay dan kontak merupakan bagian outputnya. Relay merupakan komponen elektronika yang dapat difungsikan sebagai saklar. Relay ini akan menghubungkan rangkaian beban menjadi ON atau OFF sesuai dengan pemberian energi elektromagnetis. Energi tersebut akan menyebabkan relay membuka atau menutup kontak pada rangkaian. Adapun contoh gambar relay adalah seperti berikut :














Diagram banyaknya kendaraan bermotor yang melewati Traffic Light Simpang Dago dalam 1 minggu














Grafik banyaknya kendaraan bermotor yang melewati Traffic Light Simpang Dago dalam 1 minggu

0 komentar: